Kajian arkeologi BRIN mengulas pengaruh perdagangan rempah terhadap permukiman, migrasi, dan keragaman budaya di Ternate dan Tidore.
Publikasi BRIN pada 23 September 2026 menyoroti Jalur Rempah sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan budaya, bukan hanya jalur perdagangan komoditas. Pembahasan tersebut mencakup perkembangan kota pelabuhan dan permukiman di Kepulauan Maluku.
Ternate dan Tidore menjadi contoh wilayah yang sejarah sosialnya dibentuk oleh perdagangan, migrasi, serta hubungan antarkomunitas dari berbagai kawasan Nusantara maupun luar negeri.
Artikel ini merupakan rangkuman independen dari publikasi BRIN. Pembaca dapat mengakses sumber resmi untuk memperoleh penjelasan arkeologis dan pernyataan peneliti secara lengkap.
Konteks dan sumber informasi
Rangkuman ini disusun oleh portal informasi independen; rujukan utama dapat dibaca langsung untuk mengetahui rincian kegiatan, lokasi, tanggal, serta batasan hasil penelitian.